Ratusan Pelajar Semarakkan Kejuaraan Atletik Muhammadiyah DIY 2026 di Stadion Mandala Krida

BATURMU.COM, YOGYAKARTA — Sebanyak 883 pelajar dari jenjang TK hingga SMA/SMK memadati Stadion Mandala Krida untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Atletik Pelajar Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 pada Sabtu (24/10).
Ajang yang telah memasuki pelaksanaan tahun ketiga ini diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada, serta dihadiri oleh Wakil Ketua PWM DIY Azman Latief, Ketua LPO PWM DIY Edy Prajaka, dan perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Arfi Hidananto.
Dalam arahannya, Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada menyampaikan bahwa pembinaan olahraga atletik tidak sekadar bertujuan menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membangun kesegaran rohani dan mental spiritual para siswa.
“Kesegaran rohani ini bisa dicapai dengan semangat sportivitas,” ujar Ikhwan.
Ia menekankan bahwa membentuk karakter dan jiwa juara jauh lebih penting daripada sekadar meraih posisi teratas. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk melihat rival di lapangan sebagai mitra bertumbuh dalam mengukir prestasi.
“Tidak ada lomba yang tanpa lawan. Maka lawan sesungguhnya adalah mitra kita untuk menunjukkan prestasi yang sesungguhnya,” tegasnya.
Mengenai usulan dari Pemda DIY agar kejuaraan ini melibatkan pelajar lintas sekolah, Ikhwan menyambut baik gagasan tersebut. Ia menyatakan bahwa Muhammadiyah selalu berpegang pada nilai altruisme untuk menebarkan kebaikan kepada seluruh anak bangsa. Ia juga mengapresiasi jangkauan peserta tahun ini yang makin meluas hingga menarik minat atlet dari luar daerah seperti Banjarnegara, Batang, Purworejo, Magelang, hingga Surakarta.
Sementara itu, Ketua LPO PWM DIY Edy Prajaka melaporkan tren peningkatan jumlah peserta yang signifikan setiap tahunnya. Pada 2024, kejuaraan ini diikuti oleh 509 peserta, meningkat menjadi 809 peserta pada 2025, hingga mencapai 883 peserta pada edisi kali ini.
Rincian peserta tahun ini terdiri dari 33 siswa TK, 462 siswa SD, 206 siswa SMP/sederajat, dan 182 siswa SMA/SMK/sederajat. Wilayah DIY menyumbang peserta terbanyak dari Kota Yogyakarta dengan 377 peserta, disusul Bantul (204), Sleman (137), Gunungkidul (55), dan Kulon Progo (51). Selain itu, terdapat 23 peserta yang datang dari luar DIY.
Pada kejuaraan kali ini, para peserta memperebutkan total 40 medali yang terbagi seimbang untuk kategori putra dan putri. Edy berharap kejuaraan ini dapat mempopulerkan cabang olahraga atletik sekaligus mendeteksi bibit-bibit muda berbakat.
Dukungan juga datang dari Disdikpora DIY. Perwakilan Disdikpora, Arfi Hidananto, menilai ajang kompetisi berkala seperti ini sangat dibutuhkan untuk mengukur keberhasilan pembinaan para atlet pelajar.
“Pembinaan tanpa ada kompetisi maka tidak akan terukur,” tegas Arfi.
Arfi memberikan apresiasi atas konsistensi LPO PWM DIY dalam menyelenggarakan kejuaraan ini dan berharap ajang tersebut terus berlanjut guna mendukung pencarian bakat atlet muda. Ia pun mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga nilai-nilai sportivitas selama bertanding.
“Sang juara sejati bukan hanya yang pulang membawa medali, tapi dia yang bisa menghormati dan menghargai lawan-lawannya,” pungkasnya.
