Profil & Jejak Sejarah
Muhammadiyah Batur
Menyelami sejarah panjang gerakan dakwah, dedikasi tokoh bangsa, hingga warisan amal usaha Muhammadiyah di kawasan Pegunungan Dieng.
Sekilas Tentang Batur
Batur adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banjarnegara yang terletak di kawasan Pegunungan Dieng. Kawasan ini memiliki iklim sejuk yang sangat cocok untuk pertanian sayur-mayur.
Secara geografis, Batur sangat strategis karena menjadi titik temu beberapa wilayah: Pekalongan dan Batang di utara, Wonosobo di timur, serta Banjarnegara di selatan dan barat.
Sejarah Berdiri
Tahun Berdiri
Didirikan pada tahun 1925, menjadi titik awal pergerakan dakwah Islam berkemajuan yang membawa pencerahan bagi masyarakat Batur.
Tujuan Awal
Gerakan dakwah difokuskan untuk memberantas TBC (Tahayul, Bid'ah, Churafat) yang sangat marak saat itu.
Amal Usaha Pertama
Mendirikan Madrasah Diniyah Muhammadiyah (MDM) pada 1926 sebagai aset pendidikan pertama.
Jejak Tokoh Bangsa
Sejarah Muhammadiyah Batur diwarnai oleh kehadiran tokoh-tokoh besar persyarikatan dan pahlawan bangsa.
Nyi Hj. Ahmad Dahlan
Nyi Walidah berkunjung ke Batur. Beliau dijemput dari Kejajar menggunakan kuda karena akses jalan saat itu masih berupa batuan terjal.
Jenderal Sudirman
Panglima Besar yang saat itu merupakan kader kepanduan Hizbul Wathan (HW), pernah berkemah di Batur. Lokasinya kini dikenal di area sekitar lapangan Batur.
Amal Usaha & Pendidikan
Muhammadiyah Batur memiliki komitmen kuat dalam bidang pendidikan dan sosial keagamaan yang terus berkembang hingga saat ini.
Pendidikan Formal
- MI Muhammadiyah 1 Batur (1991, Dusun Bakalan)
- MI Muhammadiyah 2 (Dusun Karanganyar)
- MI Muhammadiyah 3 (Dusun Kalianget)
- SD Muhammadiyah (berdiri 2014)
- MTs Muhammadiyah Batur (berdiri 1991)
- Ponpes Ma'had Jabal Rahman (2022)
Non-Formal
- MDM 1 Batur (sejak 1926)
- MDM 2 (Kauman)
Tempat Ibadah
Pembangunan tempat ibadah menjadi fokus utama, salah satunya Masjid Taqwa Batur yang didirikan pada tahun 1950.
Persyarikatan
- 'AisyiyahFokus pendidikan (PAUD & TK ABA 1-4, BA Pasurenan 1-2) serta TPQ.
- Hizbul Wathan (HW)Telah ada sejak 1927, memiliki kepengurusan sejak 1930 (Bpk Gunawa).
- Persyarikatan LainnyaPemuda Muhammadiyah, Nasyiatul 'Aisyiyah, IPM, dan Tapak Suci turut menggerakkan dakwah.
Tradisi Unik: Semangat Berkurban
Salah satu keberhasilan dakwah yang menonjol di Batur adalah tingginya antusiasme dalam tradisi ibadah Kurban.
Sistem Tabungan Berkelompok
Warga Batur memiliki sistem tabungan kurban berkelompok (7-21 orang) yang menabung setiap hari atau pasaran selama satu tahun penuh.
Tingkat Partisipasi Tinggi
Berkat sistem ini, partisipasi kurban pernah menyentuh angka 50% dari warga, dan sering menjadi tempat studi banding daerah lain.
Jejak Kepemimpinan
Estafet kepemimpinan PCM Batur terus berjalan dari masa ke masa.
Bpk. Muhammad & Bpk. Munawar
Bergantian di masa awal
Bpk. H. Jamburi
Periode kepemimpinan awal
Bpk. Rahami
Melanjutkan estafet dakwah
Bpk. Raden Sukirman
Menjaga soliditas persyarikatan
Bpk. Afwan Munawar
Sekitar tahun 1980
Bpk. Kholid
Sekitar tahun 1990 (2 periode)
Bpk. Jazim
Periode 2015 - 2024
Bpk. Hadi Purwanto
Sejak 2024 hingga saat ini
