Kabar Persyarikatan

Kunjungi PP Muhammadiyah, Dubes Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama dan Persatuan Umat

Redaksi Baturmu
28 Oktober 20263 Menit
Kunjungi PP Muhammadiyah, Dubes Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama dan Persatuan Umat

BATURMU.COM, JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi. Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10).

Kunjungan ini menjadi sarana strategis dalam mendiskusikan berbagai isu penting, mulai dari penguatan kemitraan bilateral, upaya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan, persatuan dunia Islam, hingga potensi kerja sama di bidang pendidikan dan ekonomi.

Kedatangan Dubes Arab Saudi disambut hangat oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, didampingi Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief, serta Ketua Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) PP Muhammadiyah Muhammad Ziyad.

Dalam kesempatan tersebut, Haedar Nashir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran Kerajaan Arab Saudi dalam menjaga Dua Kota Suci (Haramain) serta menggemakan dakwah Islam secara global. Ia menegaskan bahwa hubungan baik antara Arab Saudi dan Muhammadiyah telah terjalin lama dan harus terus dirawat serta dikembangkan secara positif di masa mendatang.

Selain itu, Haedar menyoroti situasi geopolitik kawasan Teluk dan Timur Tengah. Ia menyerukan pentingnya persatuan di antara negara-negara Muslim serta mendorong upaya de-eskalasi konflik demi mewujudkan perdamaian abadi. Menurutnya, perpecahan hanya akan merugikan posisi umat Islam di panggung internasional.

“Kalau sesama negara Muslim, bangsa Muslim, atau kelompok-kelompok yang ada di bangsa Muslim saling menyerang, hal itu akan menjadi kerapuhan dunia Islam di mata dunia dan negara lain,” tegas Haedar.

Haedar berharap Arab Saudi terus mengambil peran kepemimpinan dalam menjaga stabilitas kawasan dan menjamin keamanan bagi jutaan jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Di sektor pendidikan, Muhammadiyah juga mendorong perluasan program pengembangan kapasitas akademik bagi dosen, guru, mubalig, dan imam di lingkungan lembaga pendidikan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, khususnya dalam peningkatan kemahiran bahasa Arab dan ilmu pengetahuan (sains).

Sambut baik dorongan tersebut, Duta Besar Arab Saudi Faisal bin Abdullah Al-Amudi menegaskan komitmen penuh kerajaannya dalam menjaga stabilitas kawasan serta mengutamakan keselamatan para tamu Allah yang beribadah di Tanah Suci. Ia juga menyambut terbuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Muhammadiyah.

“Hubungan yang sudah terjalin baik tentu akan kita tingkatkan dan kami siap memberikan bantuan dan kerja sama dengan pihak Muhammadiyah dalam memajukan dan memakmurkan umat Islam secara khusus,” ujar Faisal.

Pertemuan ini diakhiri dengan optimisme kedua belah pihak untuk terus mempererat sinergi di bidang pendidikan, pelayanan ibadah haji dan umrah, aksi kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi demi kemaslahatan umat Islam secara luas.

Bagikan berita ini: