Kabar Persyarikatan

Kisah Pasutri Asal Halmahera, Berjuang Bersama Raih Gelar Sarjana di UM Surabaya

Redaksi Baturmu
3 November 20263 Menit
Kisah Pasutri Asal Halmahera, Berjuang Bersama Raih Gelar Sarjana di UM Surabaya

BATURMU.COM, SURABAYA — Keterbatasan tempat dan fasilitas tidak menghalangi niat pasangan suami istri asal Halmahera Selatan, Idris Yakub dan Wahyuni Adam, untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. Kegigihan pasangan ini membuahkan hasil hingga akhirnya berhasil meraih gelar sarjana dan mengikuti prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).

Menariknya, mereka tak sekadar lulus pada saat yang bersamaan, tetapi juga menempuh jurusan yang sama, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Seluruh proses perkuliahan tersebut mereka jalani secara daring melalui sistem pembelajaran jarak jauh.

Gelar akademik ini berhasil diraih melalui Beasiswa Kualifikasi Guru yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dengan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Idris dan Wahyuni menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan tersebut. Program beasiswa ini menjadi solusi nyata bagi ratusan pengajar di Halmahera Selatan yang sudah bertahun-tahun mengabdi, tetapi belum mengantongi kualifikasi pendidikan sarjana. Proses seleksi diawali dengan pendataan ke sekolah-sekolah untuk menjaring para pendidik yang memenuhi kualifikasi.

Perjuangan pasangan ini untuk menuntaskan kuliah dipenuhi tantangan fisik dan sarana. Berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur memaksa mereka harus memutar otak demi bisa mengikuti kelas daring, terutama terkait jaringan internet dan pasokan listrik.

"Jadi kendalanya saat kuliah, kami harus naik bukit sekitar 30 menit untuk mencari sinyal. Belum lagi listrik yang belum tersedia," ungkap Idris.

Meski dihadapkan pada keterbatasan tersebut, semangat keduanya tak pernah padam. Pendampingan dari jajaran dosen UM Surabaya juga mempermudah mereka dalam menyelesaikan seluruh tugas perkuliahan hingga penyusunan skripsi.

Puncak dari perjuangan mereka ditandai dengan perjalanan panjang menuju Kota Surabaya untuk mengikuti prosesi wisuda secara langsung. Wahyuni menceritakan bahwa ia dan rombongan wisudawan asal Halmahera Selatan menempuh jalur laut selama sekitar satu minggu.

"Kami ratusan wisudawan kompak naik kapal agar lebih hemat. Senang sekali ketika melihat kampus Umsura," tutur Wahyuni.

Keberhasilan meraih gelar sarjana menjadi tonggak penting dalam kehidupan Idris dan Wahyuni. Berbekal semangat belajar yang tinggi, mereka berkeinginan untuk melanjutkan studi ke tingkat magister (S2) di UM Surabaya apabila kembali mendapatkan kesempatan beasiswa di masa mendatang.

Bagikan berita ini: