Kabar Persyarikatan

Resmikan DSSC di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Keterampilan Vokasi Berbasis Karakter

Redaksi Baturmu
30 Oktober 20263 Menit
Resmikan DSSC di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Keterampilan Vokasi Berbasis Karakter

BATURMU.COM, KLATEN — Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meresmikan ajang Daihatsu Vocational Expo 2026 sekaligus meluncurkan Daihatsu School Skill Center (DSSC) di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (29/10).

Dalam sambutannya, Mu’ti memberikan apresiasi atas hadirnya DSSC sebagai wujud nyata kemitraan strategis antara lembaga pendidikan vokasi dan sektor industri. Ia menilai penerapan konsep teaching factory dalam program pelatihan bengkel otomotif tersebut sebagai modal penting dalam memajukan sekolah kejuruan.

“Konsep teaching factory tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi dan keterampilan teknis, tetapi juga mengintegrasikan pendidikan karakter dalam setiap proses pembelajaran,” jelas Mu’ti.

Secara khusus, Mu’ti menyoroti nilai kejujuran yang menjadi fondasi utama dalam dunia kerja, terutama di bidang perbengkelan dan pelayanan publik. Menurutnya, profesi mekanik mengemban tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Pelayanan yang tidak jujur dapat merugikan konsumen dan merusak reputasi bengkel itu sendiri.

Selain integritas, ia juga mengingatkan pentingnya budaya kedisiplinan serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Aspek-aspek ini dinilai tak terpisahkan dari pembelajaran praktik karena berdampak langsung pada keamanan seluruh pihak di lingkungan kerja.

“Pendidikan kejuruan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang terampil dalam mengoperasikan teknologi dan menjalankan pekerjaan sesuai bidang keahliannya. Peserta didik juga perlu dibekali kepribadian yang baik agar mampu menjalankan profesinya secara profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Titik Kodariah, menyampaikan bahwa peluncuran DSSC merupakan langkah krusial dalam memperkuat mutu pendidikan kejuruan di sekolahnya. Fasilitas ini tidak sekadar menjadi tempat praktik biasa, melainkan simbol kuatnya sinergi antara sekolah dan industri.

“Hadirnya DSSC ini merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Fasilitas ini bukan sekadar sarana praktik, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia industri,” ungkap Titik.

Titik menambahkan, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom telah berupaya mendekatkan lingkungan belajar siswa dengan atmosfer kerja industri selama kurang lebih sepuluh tahun. Kehadiran DSSC diharapkan semakin menyelaraskan kompetensi siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dengan standar operasional bengkel resmi Daihatsu.

Melalui kolaborasi berkesinambungan ini, para lulusan diharapkan dapat langsung bersaing di dunia industri tanpa memerlukan proses adaptasi yang lama, sekaligus tetap memegang teguh karakter dan akhlak mulia.

Bagikan berita ini: