Kabar Persyarikatan

Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga Jadi Kunci Utama Membangun Peradaban Bangsa

Redaksi Baturmu
5 Oktober 20263 Menit
Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga Jadi Kunci Utama Membangun Peradaban Bangsa

BATURMU.COM, JAWA BARAT — Berbagai krisis moral dan tantangan sosial yang marak terjadi di tengah masyarakat saat ini dinilai berakar dari lemahnya fondasi etika. Oleh karena itu, penanaman nilai moral dan pendidikan karakter tidak sepatutnya diserahkan sepenuhnya kepada lembaga pendidikan formal, melainkan wajib dimulai sejak dini dari lingkungan keluarga sebagai basis pendidikan yang paling pertama dan utama.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas, saat menjadi narasumber dalam pengajian bertema “Daulat Rumah Tangga Pilar Utama Daulat Negara” pada kegiatan Gerakan Subuh Mengaji yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Jawa Barat secara daring melalui TVMu pada Senin (5/10).

Dalam pemaparannya, Busyro menekankan bahwa keteladanan orang tua memegang peran sangat penting dalam membentuk kepribadian serta karakter anak sejak usia dini. Nilai-nilai integritas dasar seperti kejujuran, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab perlu ditanamkan secara nyata melalui kebiasaan sehari-hari di dalam rumah.

“Keteladanan orang tua dalam bersikap jujur dan transparan sehari-hari akan menjadi perisai mental yang paling kokoh bagi anak ketika mereka kelak terjun ke tengah masyarakat,” ujar Busyro.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa dampak positif dari pendidikan karakter di lingkungan keluarga tidak hanya berhenti pada pembentukan individu yang berakhlak mulia. Dalam jangka panjang, kebiasaan positif yang terus dipupuk sejak dalam rumah tangga akan membentuk kesadaran kolektif yang berdampak luas pada ketahanan sosial, kepedulian terhadap sesama, hingga kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

“Ketika kejujuran ditanamkan sejak dini di rumah, maka buahnya di masa depan adalah lahirnya tatanan sosial dan ekonomi yang bersih, adil, serta berintegritas. Keluarga adalah pabrik utama peradaban yang menentukan arah masa depan bangsa ini,” tambahnya.

Oleh sebab itu, penguatan fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan usia dini merupakan langkah investasi strategis dalam membangun peradaban suatu bangsa. Sinergi antara keteladanan di dalam rumah dan lingkungan sosial diyakini mampu melahirkan generasi masa depan yang tidak sekadar unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas moral yang kuat.

Bagikan berita ini: