Empat Buku Muhammadiyah Resmi Masuk Koleksi Bodleian Libraries University Of Oxford

BATURMU.COM, UK — Koleksi literatur Muhammadiyah kembali memperluas jangkauannya di kancah internasional. Empat buku karya tokoh dan lembaga Muhammadiyah kini resmi tersimpan dan dapat diakses di Bodleian Libraries, perpustakaan pusat University of Oxford, Inggris. Penyerahan buku-buku tersebut dilakukan oleh Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, pada Rabu (7/10/2026).
Keempat buku tersebut diterima langsung oleh Emma Mathieson, Pustakawan Spesialis Asia Selatan yang membidangi wilayah Indonesia. Langkah ini berlanjut setelah sebelumnya karya-karya Muhammadiyah juga diserahkan ke Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS).
Adapun karya yang diserahkan meliputi Kristen Muhammadiyah karya Abdul Mu’ti dan Fajar Riza Ul Haq, Pluralisme Positif karya Abdul Mu’ti dan Azaki Khoirudin, serta dua publikasi berbahasa Inggris karya Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, yaitu The Contemporary Fatwas of Muhammadiyah dan Coping with Disaster: Principle Guidance from an Islamic Perspective.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi serta rasa syukurnya kepada PCIM Britania Raya & Irlandia dan pihak University of Oxford atas penerimaan karya-karya tersebut. Ia berharap semakin banyak literatur karya penulis Muhammadiyah yang dapat didistribusikan secara global di masa mendatang.
"Semoga karya ini dapat bermanfaat guna membantu memberikan informasi dan menjadi bahan kajian tentang Islam di Indonesia, khususnya tentang Muhammadiyah," ujar Abdul Mu'ti.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, menilai keberadaan buku Muhammadiyah di Oxford memegang peran kunci dalam mendukung diplomasi intelektual dan internasionalisasi Muhammadiyah, guna membangun budaya toleran dan damai di tengah masyarakat dunia yang majemuk.
Dukungan senada disampaikan oleh Sekretaris Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Azaki Khoirudin. Ia memandang momentum ini sebagai peluang untuk membawa gagasan dan pengalaman Muhammadiyah dari Indonesia ke pusat keilmuan dunia.
"Saya berharap kehadiran buku di perpustakaan pusat Oxford University akan menjadi jembatan intelektual, menjadi rujukan bagi para peneliti dunia yang ingin memahami wajah Islam yang moderat, damai, dan memajukan. Dari Yogyakarta untuk Oxford, dari Muhammadiyah untuk peradaban dunia," tegas Azaki.
Di sisi lain, Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhammad Rofiq Muzakkir, secara khusus menyoroti masuknya produk pemikiran lembaganya ke University of Oxford sebagai langkah strategis mendiseminasikan gagasan Islam berkemajuan.
"Kami mengapresiasi inisiatif teman-teman PCIM Britania Raya & Irlandia. Kami juga berharap karya-karya kami dapat menjadi rujukan yang mencerahkan bagi diskursus akademik global," tutur Rofiq.
Masuknya koleksi literatur Muhammadiyah ke Bodleian Libraries University of Oxford diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat internasional mengenai Islam yang moderat, toleran, dan berkemajuan, sekaligus memperkaya diskursus akademik global.
