Eco Bhinneka Muhammadiyah Bekali Pengelola Media Keterampilan Produksi Konten Digital

BATURMU.COM, JAKARTA — Eco Bhinneka Muhammadiyah menyelenggarakan pelatihan media digital bertajuk FRAME. CREATE. SPEAK. See It. Create It. Say It. untuk mengasah keterampilan pengelola media di lingkungan Persyarikatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 20–21 Oktober 2026 di Aula Lantai 6, Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.
Pelatihan selama dua hari ini berfokus pada materi fotografi jurnalistik, pembuatan konten kreatif, hingga teknik produksi video talking head. Agenda ini digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola program dalam mendokumentasikan, mengemas, serta menyebarluaskan berbagai inisiatif dan kontribusi Muhammadiyah melalui platform digital.
Manager of Communication and Public Relations Eco Bhinneka Muhammadiyah, Dzikrina Farah Adiba, menyampaikan bahwa berbagai unit program, majelis, lembaga, organisasi otonom (ortom), hingga komunitas di lingkungan Muhammadiyah telah menjalankan banyak kegiatan yang berdampak luas bagi masyarakat. Namun, berbagai kerja keumatan tersebut belum seluruhnya tersampaikan secara optimal kepada publik.
“Di tengah perkembangan teknologi dan informasi, pengelola program perlu memahami dinamika media serta meningkatkan keterampilan dalam mengemas dan menyebarluaskan informasi. Dengan begitu, berbagai inisiatif yang telah dilakukan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan tetap relevan di berbagai platform digital,” ujar Dzikrina.
Dzikrina menambahkan, pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat kapasitas tim internal Eco Bhinneka Muhammadiyah, melainkan juga menjadi wadah belajar bersama bagi perwakilan staf sekretariat Majelis, Lembaga, Ortom, serta komunitas di lingkungan Muhammadiyah, termasuk Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU). Sebanyak 34 peserta hadir secara luring mengikuti seluruh rangkaian materi.
Pada hari kedua, rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi bertajuk Talking Head Video: Upgrade Konten Medsosmu yang dipandu oleh Abyan Daffa dari tim Media P Muhammadiyah. Dalam sesi ini, peserta mempelajari teknik menyampaikan pesan langsung di depan kamera, mulai dari perancangan naskah hingga praktik pengambilan gambar.
Abyan menjelaskan bahwa pembuatan konten digital yang efektif harus diawali dengan pemahaman terhadap karakteristik platform dan profil audiens. Selain itu, pengelola media juga disarankan rutin mengevaluasi performa konten melalui indikator seperti jumlah penayangan, tanda suka, pembagian konten, dan komentar untuk mengukur daya serap audiens.
Dalam pemaparannya, Abyan mengulas pilar-pilar konten utama, mulai dari edukasi, inspirasi, informasi, hiburan, berita, hingga ajakan bertindak (call to action). Ia menegaskan bahwa produksi video berkualitas dapat dimulai dengan peralatan sederhana seperti ponsel pintar, tripod, dan mikrofon, dibantu aplikasi teleprompter untuk memudahkan pembacaan teks.
Para peserta juga dibekali formulasi penyusunan pesan menggunakan metode AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) guna menarik perhatian dan mendorong respons positif dari audiens, yang kemudian langsung dipraktikkan dalam sesi pembuatan video secara berkelompok.
Pelatihan media ini merupakan bagian dari program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism). Melalui pembekalan ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah berharap peningkatan keterampilan produksi konten digital mampu memperkuat syiar digital Persyarikatan sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai kontribusi nyata Muhammadiyah kepada masyarakat luas.
