Kabar Persyarikatan

Perkuat Skill Kehumasan, Bagian Media PP Muhammadiyah Gelar Pelatihan Fotografi

Redaksi Baturmu
29 September 20263 mnt baca
Perkuat Skill Kehumasan, Bagian Media PP Muhammadiyah Gelar Pelatihan Fotografi

BATURMU.COM, YOGYAKARTA — Perkembangan teknologi telah menggeser kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi. Jika dahulu masyarakat mengandalkan media cetak dan televisi, kini informasi dapat diperoleh dengan cepat melalui gawai yang terhubung ke jaringan internet. Merespons perubahan tersebut, Bagian Media Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Pelatihan Fotografi pada Selasa (29/9) di Aula Gedung PP Muhammadiyah Supeno, Yogyakarta.

Kegiatan ini dirancang untuk memaksimalkan kualitas dokumentasi visual yang digunakan dalam rilis berita resmi. Koordinator Keredaksian Media Kantor PP Muhammadiyah, Aan Ardianto, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat penting agar hasil dokumentasi foto dapat disajikan secara optimal.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Direktur Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) PP Muhammadiyah, Choirul Fajri. Ia menegaskan bahwa peningkatan keterampilan ini akan membawa standar baru yang lebih baik pada setiap publikasi persyarikatan.

“Jadi ini adalah satu keharusan bagi pekerja di bidang media di persarikatan untuk dapat menguasai fotografi,” tegas Fajri.

Hadir sebagai narasumber, Tenaga Ahli Humas Pemda DIY, Yudhi Cholikul Ihsan, membagikan wawasan teori sekaligus pengalaman praktisnya di bidang kehumasan. Yudhi mengingatkan bahwa kerja humas bukan sekadar memenuhi permintaan rutin, melainkan juga mempertahankan identitas dan karakter instansi.

Sebagai praktisi yang berpengalaman, Yudhi menyarankan para fotografer media untuk selalu melakukan observasi lokasi acara terlebih dahulu agar lebih peka terhadap momentum di lapangan. Dalam praktiknya, ia memilih untuk mengeksplorasi sudut pandang masyarakat ketimbang berfokus pada aspek seremonial semata, sejalan dengan peran humas sebagai jembatan aspirasi publik.

Di samping itu, Yudhi menyoroti pentingnya pengelolaan media sosial secara strategis. Menurutnya, media sosial saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, melainkan juga instrumen penting dalam membangun citra (branding) lembaga. Karena itu, pemahaman mendalam terhadap karakter audiens menjadi kunci agar konten yang disajikan tetap relevan.

Bagikan artikel ini: