Kabar Persyarikatan

Memasuki Usia Satu Abad, Majelis Tarjih Muhammadiyah Gelar Munas XXXIII di UM Surabaya

Redaksi Baturmu
5 November 20264 Menit
Memasuki Usia Satu Abad, Majelis Tarjih Muhammadiyah Gelar Munas XXXIII di UM Surabaya

BATURMU.COM, SURABAYA — Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih XXXIII yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) pada Kamis (5/11). Agenda penting ini menjadi momentum bersejarah karena bertepatan dengan peringatan satu abad kiprah Majelis Tarjih dan Tajdid dalam gerakan Muhammadiyah.

Munas kali ini mengusung tema "Meneguhkan Akidah, Memperindah Akhlak, Menguatkan Ibadah, dan Memberdayakan Umat untuk Peradaban Berkemajuan". Dalam perhelatan tersebut, terdapat lima fokus pembahasan utama, yakni fikih lanjut usia (lansia), fikih kedaulatan pangan, Risalah Akidah Islam Muhammadiyah, Risalah Akhlak Praktis, serta penyempurnaan tuntunan ibadah terkait persoalan tatswib.

Menanggapi pelaksanaan forum tertinggi bidang hukum Islam Muhammadiyah ini, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, berharap forum yang mempertemukan para ulama tarjih dari berbagai wilayah tersebut mampu menghasilkan keputusan yang mendalam dan komprehensif.

"Sebagai manifestasi dari pandangan Islam berkemajuan," ujar Haedar.

Pakar sosiologi tersebut secara khusus menekankan pentingnya kepedulian sosial dalam penyusunan fikih lansia. Menurut Haedar, pembahasan mengenai kelompok lanjut usia harus menyentuh kenyataan di lapangan dan tidak hanya berfokus pada kelompok elite, melainkan juga merangkul masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Supaya desain model untuk pengembangan lansia itu tidak elitis, rangkul semua komponen sosialnya," tegas Haedar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MTT PP Muhammadiyah, Ustadi Hamzah, memaparkan bahwa Munas ini melibatkan sekitar 320 ulama tarjih yang terbagi dalam beberapa komisi pembahasan. Para ulama tersebut diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran konkret bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.

"Semoga Munas Tarjih ke-33 ini menghasilkan sesuatu yang luar biasa," tutur Ustadi.

Selain persidangan utama, rangkaian Munas XXXIII juga diisi dengan dua seminar nasional yang membahas kedaulatan pangan serta legasi pemikiran KH Mas Mansur dalam konteks kebangsaan dan ketarjihan. Panitia juga menyelenggarakan agenda napak tilas perjuangan serta penyerahan apresiasi kepada keluarga KH Mas Mansur.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sukadiono. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan PP Muhammadiyah menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah, sembari mengapresiasi komitmen Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti Umsura dalam mendukung agenda-agenda strategis persyarikatan.

Sementara itu, Rektor Umsura, Mundakir, menegaskan kesiapan penuh pihak kampus dalam menyambut dan memfasilitasi seluruh peserta Munas. Memegang prinsip filosofi pemuliaan tamu, pihak Umsura telah menyiapkan sarana transportasi dan akomodasi terbaik demi mensukseskan jalannya acara.

Bagikan berita ini: