Kabar Persyarikatan

Dukung Program JKN, Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Resmi Gandeng BPJS Kesehatan

Redaksi Baturmu
16 Oktober 20262 Menit
Dukung Program JKN, Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Resmi Gandeng BPJS Kesehatan

BATURMU.COM, YOGYAKARTA — Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terus memperkuat komitmen akademiknya dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah strategis ini diwujudkan melalui kerja sama antara Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dengan BPJS Kesehatan yang diresmikan pada Kamis (15/10) di Kantor Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Yogyakarta.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman. Dokter spesialis neurologi ini berharap sinergi yang terjalin dapat mengoptimalkan pelaksanaan Caturdarma Perguruan Tinggi di seluruh lingkungan PTMA. Ruang lingkup kolaborasi ini mencakup berbagai bidang penting, mulai dari edukasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum, hingga dakwah sosial kemasyarakatan.

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Bambang Setiaji, menjelaskan bahwa Caturdarma Perguruan Tinggi yang dipadukan dengan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menjadi landasan kuat bagi akademisi Muhammadiyah dalam merespons persoalan kesehatan publik.

“Kerja sama ini menjadi momentum penting agar riset serta pengabdian masyarakat dari para akademisi PTMA dapat berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan Program JKN,” ujar Bambang.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menyampaikan bahwa peran aktif dunia pendidikan sangat krusial dalam meningkatkan literasi serta partisipasi masyarakat pada program jaminan kesehatan.

Vetty menilai, lingkungan perguruan tinggi memiliki potensi besar untuk memperluas edukasi JKN melalui pilar pendidikan, riset, dan pengabdian. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman di tingkat sivitas akademika sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat luas dalam menjaga keberlanjutan jaminan kesehatan nasional.

Bagikan berita ini: