Kabar Persyarikatan

Dorong PTMA Bereputasi Global, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Tekankan Kualitas Ketimbang Sekadar Ranking

Redaksi Baturmu
25 September 20263 mnt baca
Dorong PTMA Bereputasi Global, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Tekankan Kualitas ketimbang Sekadar Ranking

BATURMU.COM, YOGYAKARTA — Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terus mendorong Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) untuk berkembang menjadi institusi pendidikan yang bereputasi global, tidak hanya terbatas pada skala nasional maupun regional.

Langkah strategis internasionalisasi ini dibahas dalam pertemuan bersama Executive Dean Holmes Institute Australia, Hamish Bennet Coates, yang berlangsung di Kantor Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Yogyakarta, pada Rabu (23/9).

Dalam diskusi tersebut, Hamish menjelaskan bahwa sistem pemeringkatan atau ranking memang bermanfaat untuk mendukung transparansi, tata kelola, dan visibilitas kampus. Namun, ia mengingatkan agar perankingan tidak dijadikan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan atau tujuan utama perguruan tinggi. Orientasi yang terlalu berlebihan pada peringkat justru berisiko menggeser kampus dari misi awalnya.

“Sistem pemeringkatan global memiliki bias karena lebih banyak menangkap luaran riset dan reputasi komersial daripada mutu pendidikan, pengabdian masyarakat, serta kontribusi sosial-keagamaan,” ujar Hamish.

Merespons hal tersebut, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menyatakan pentingnya bagi PTMA untuk merumuskan indikator keberhasilan sendiri yang selaras dengan identitas serta nilai-nilai Muhammadiyah.

Menurut Ahmad Muttaqin, aspek-aspek seperti pengabdian masyarakat, kewirausahaan sosial, prinsip keberlanjutan, hingga nilai Islamic Social Responsibility merupakan kekuatan utama yang dapat dioptimalkan menjadi keunggulan khas PTMA di kancah internasional.

Ia juga menekankan bahwa jaringan PTMA memiliki ragam karakter dan potensi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, setiap kampus tidak perlu memaksakan diri mengikuti satu standar formula pemeringkatan yang sama.

“Yang penting adalah bagaimana kita memetakan profil diferensiasi dan bidang keunggulan masing-masing kampus,” ungkap Ahmad Muttaqin.

Sebagai langkah konkret ke depan, pertemuan ini menyepakati sejumlah tindak lanjut, di antaranya penyusunan kerangka pemetaan profil keunggulan PTMA secara berkala serta peningkatan kerja sama strategis antara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dengan berbagai mitra internasional.

Bagikan artikel ini: