Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Resmi Masuk Koleksi Perpustakaan Oxford

BATURMU.COM, INGGRIS — Dua karya akademis tulisan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, resmi menjadi bagian dari koleksi perpustakaan Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS), Inggris.
Kedua buku karya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI tersebut masing-masing berjudul Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan serta Pluralisme Positif: Gagasan dan Pengalaman Muhammadiyah dalam Pendidikan. Kedua karya ini mengangkat topik penting dalam pemikiran Islam kontemporer global, yaitu bagaimana lembaga keagamaan mengelola keberagaman dalam praktik pendidikan sehari-hari.
Penyerahan buku dilakukan secara langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, yang didampingi oleh Sekretaris PCIM, Susana Widyaningsih. Rombongan PCIM diterima oleh Direktur OCIS, Farhan Nizami, sebelum karya-karya tersebut diserahkan secara resmi kepada Kepala Perpustakaan OCIS, Wassilena Sekulova.
Menariknya, buku Kristen Muhammadiyah mendapat perhatian khusus dari Direktur OCIS. Farhan Nizami mengungkapkan bahwa kata pengantar buku tersebut ditulis oleh almarhum Prof. Azyumardi Azra, akademisi terkemuka Indonesia yang pernah menjadi fellow di OCIS pada periode 1994–1995 sekaligus anggota dewan penyunting Journal of Islamic Studies yang diterbitkan OCIS bersama Oxford University Press.
Pihak PCIM Britania Raya dan Irlandia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini, mengingat seleksi koleksi yang diterapkan oleh OCIS sangat ketat sehingga tidak banyak buku karya penulis Indonesia yang berhasil masuk.
"Kami bersyukur pemikiran salah satu tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah kini dapat diakses oleh para akademisi dan peneliti di salah satu pusat kajian Islam terkemuka di Eropa. Tentu ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan khazanah keilmuan Islam berkemajuan secara lebih luas di dunia internasional," ujar Ince Dian pada Jumat (25/9).
Secara rinci, buku Kristen Muhammadiyah ditulis Abdul Mu’ti bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq. Buku ini mengulas hasil penelitian mengenai keberadaan siswa dan mahasiswa Kristen serta Katolik di sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah berpenduduk Muslim minoritas. Karya ini menjelaskan cara Muhammadiyah mengelola kemajemukan agama tanpa mengikis identitas keagamaan para peserta didik.
Sementara itu, buku Pluralisme Positif disusun Mu’ti bersama Azaki Khoirudin. Buku ini memaparkan gagasan dan pengalaman empiris Muhammadiyah dalam membangun kehidupan yang inklusif dan toleran melalui jalur pendidikan.
Sebagai informasi, OCIS merupakan lembaga kajian Islam independen yang berdiri sejak tahun 1985 dan berafiliasi dengan Universitas Oxford di bawah naungan patron Raja Charles III. Pada tahun 2012, OCIS menerima Royal Charter dari Ratu Elizabeth II dan menjadi institusi Muslim pertama di Inggris yang memperoleh penghargaan bergengsi tersebut.
Sebagai perpustakaan rujukan internasional, OCIS memberlakukan seleksi ketat untuk setiap buku yang diusulkan. Setelah melalui proses katalogisasi, kedua karya tersebut kini dapat ditelusuri melalui katalog daring Universitas Oxford (SOLO) dan dapat diakses langsung oleh peneliti di ruang baca OCIS.
