Kabar Persyarikatan

Terima Kunjungan PCIM Tunisia, PP Muhammadiyah Dorong Perluasan Akses Pendidikan Kader

Redaksi Baturmu
28 September 20263 mnt baca
Terima Kunjungan PCIM Tunisia, PP Muhammadiyah Dorong Perluasan Akses Pendidikan Kader

BATURMU.COM, JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tunisia di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9). Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan perkembangan organisasi, penguatan kapasitas kader, serta perluasan akses studi bagi kader Muhammadiyah di Tunisia.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PCIM Tunisia memaparkan dinamika perkembangan organisasi mereka. Saat ini, jumlah anggota PCIM Tunisia telah mencapai sekitar 30 orang. Seiring bertambahnya jumlah kader, PCIM Tunisia juga telah memindahkan sekretariat ke tempat yang lebih luas guna menunjang berbagai aktivitas gerakan.

Selain konsolidasi internal, PCIM Tunisia turut melaporkan progres kerja sama di bidang pendidikan yang sebelumnya diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Universitas Manouba di Tunisia. Pengurus PCIM Tunisia berharap arahan dan dukungan dari PP Muhammadiyah dapat terus mengalir agar keberlangsungan dakwah serta pembinaan kader di luar negeri tetap berjalan optimal.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A. Mughni mengapresiasi berbagai langkah dan program yang telah diselenggarakan oleh PCIM Tunisia.

“Baru saja menerima PCIM Tunisia. Mereka melaporkan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dan langkah-langkah ke depan bagaimana supaya lebih banyak kader Muhammadiyah yang bisa melanjutkan studi di universitas Tunisia,” ujar Syafiq.

Syafiq menilai Tunisia menyimpan potensi akademis yang besar melalui berbagai perguruan tinggi berkualitas. Oleh karena itu, skema perluasan kesempatan belajar bagi kader Muhammadiyah menjadi salah satu fokus utama yang dibahas.

Tak hanya perihal akademis, diskusi juga mencakup penguatan tata kelola organisasi, manajemen kegiatan, hingga penyerapan gagasan dari PCIM untuk diselaraskan dengan kebijakan PP Muhammadiyah dalam merespons kebutuhan persyarikatan di mancanegara.

“Kita berharap agar PCIM Tunisia semakin maju dan bisa memberikan atau memperluas akses studi bagi kader-kader kita untuk pembelajaran maupun ilmu-ilmu yang lain karena di sana banyak universitas yang bagus,” pungkas Syafiq.
Bagikan artikel ini: