Tanwir dan Milad Ke-114 Muhammadiyah: Syamsi Ali Dorong Penguatan Dakwah Global Berbasis Akhlak dan Ilmu

BATURMU.COM, PALU — Menjelang gelaran Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Palu, Sulawesi Tengah, panitia pelaksana menggelar kuliah umum dan tablig akbar bersama Imam Besar Islamic Center of New York, Ustaz Muhammad Syamsi Ali. Acara tersebut berlangsung di Masjid Ulil Albab Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) pada Sabtu (17/10).
Kegiatan bertajuk “Tantangan Dakwah Global Menuju Peradaban Ilmu, Akhlak, dan Amal Nyata” ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Semarak Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Palu.
Rektor Unismuh Palu sekaligus Ketua Panitia Penerima, Rajindra, menyampaikan bahwa kehadiran Syamsi Ali merupakan momen berharga bagi warga Muhammadiyah, mahasiswa, dan masyarakat luas. Menurutnya, agenda ini menjadi wadah berharga untuk menimba ilmu serta memperluas wawasan keislaman melalui perspektif dakwah internasional.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal guna mengait ilmu dan memperkaya cara pandang dalam mengembangkan dakwah Islam yang berkemajuan.
Senada dengan hal itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, Amin Parakkasi, menilai rekam jejak Syamsi Ali dalam mendakwahkan Islam di tengah masyarakat multikultural Amerika Serikat memberikan wawasan yang sangat relevan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menginspirasi gerakan dakwah Muhammadiyah agar senantiasa hadir secara mencerahkan, menyejukkan, serta mampu merangkul berbagai lapisan masyarakat.
Dalam pilar tausiyahnya, Ustaz Syamsi Ali mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan mahasiswa Unismuh Palu untuk senantiasa memperkokoh iman, meningkatkan ilmu pengetahuan, serta menjaga akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa dakwah yang mencerahkan tidak cukup disampaikan sebatas mimbar ceramah, tetapi harus diwujudkan dalam hubungan sosial yang harmonis, pemeliharaan ukhuwah, dan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan tantangan dakwah di era global yang kian kompleks.
“Umat Islam dituntut tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menunjukkan keteladanan dan berkontribusi dalam membangun kehidupan yang damai, adil, dan berkemajuan,” tegas Syamsi Ali.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta dan mahasiswa Unismuh Palu memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung dengan Syamsi Ali mengenai dinamika dakwah global serta berbagai isu keislaman terkini.
