Kabar Persyarikatan

RS Islam PKU Palangka Raya Tuntaskan 100 Persen Migrasi E-KTAM Muhammadiyah

Redaksi Baturmu
2 November 20263 Menit
RS Islam PKU Palangka Raya Tuntaskan 100 Persen Migrasi E-KTAM Muhammadiyah

BATURMU.COM, PALANGKA RAYA — Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Palangka Raya menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program transformasi digital Persyarikatan Muhammadiyah. Seluruh tenaga kesehatan dan pegawai di lingkungan rumah sakit tersebut telah menuntaskan proses pendaftaran data serta migrasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (E-KTAM) dengan capaian hingga 100 persen.

Proses penyerahan hasil migrasi E-KTAM tersebut berlangsung pada Kamis (29/10). Kepala Kantor Sekretariat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah, Jaemi Wahyudi, menyerahkan dokumen capaian tersebut kepada Direktur Utama RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Lia Indriana, dengan didampingi Direktur Umum, Keuangan, dan Kemuhammadiyahan, Mulyono.

Direktur Utama RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Lia Indriana, menyambut baik pencapaian penuh ini. Ia berharap keberhasilan migrasi di lingkungan rumah sakitnya dapat menjadi motivasi bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lain serta jajaran pimpinan Persyarikatan di berbagai tingkatan—mulai dari pusat, wilayah, daerah, hingga cabang dan ranting—untuk turut menyukseskan ekosistem digital organisasi.

“Semoga langkah RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya ini bisa diikuti oleh AUM bahkan pimpinan lainnya. Karena tertib data anggota juga menjadi bagian dari upaya kita memperkuat gerakan Muhammadiyah,” ujar Lia.

Ia juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk berpartisipasi aktif dalam transformasi administrasi ini dengan menuntaskan pendataan dan migrasi E-KTAM melalui aplikasi MASA.

Penerapan berbagai platform digital seperti M-ID, SatuMu, MASA, dan E-KTAM merupakan bagian penting dari reformasi tata kelola di tubuh Muhammadiyah. Langkah ini bukan sekadar modernisasi sarana teknologi, melainkan upaya membangun sistem pengelolaan data dan layanan yang terintegrasi, tertib, serta adaptif terhadap tuntutan zaman.

Dengan sistem pendataan keanggotaan yang semakin teratur dan terintegrasi, Muhammadiyah diharapkan dapat merancang program kerja yang lebih presisi dan tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sinergi koordinasi internal, serta memperluas kebermanfaatan dakwah di tengah masyarakat.

Bagikan berita ini: