Kabar Persyarikatan

Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, Dua Buku Karya Abdul Mu’ti Masuk Perpustakaan Oxford

Redaksi Baturmu
26 September 20263 mnt baca
Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, Dua Buku Karya Abdul Mu’ti Masuk Perpustakaan Oxford

BATURMU.COM, UK — Dua karya buku tulisan Abdul Mu’ti resmi diterima sebagai bagian dari koleksi perpustakaan Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS), Inggris. Pencapaian ini sekaligus mencatatkan dirinya sebagai Menteri Pendidikan Indonesia pertama yang bukunya berhasil masuk ke dalam koleksi perpustakaan lembaga bergengsi tersebut.

Menanggapi kabar membanggakan ini, Abdul Mu’ti menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia. Pihaknya menilai PCIM memiliki peran penting dalam menginisiasi serta menyerahkan kedua karya tersebut hingga diterima oleh Perpustakaan Oxford pada Jumat (25/9) sore.

Abdul Mu’ti memaparkan bahwa kedua buku tersebut mengulas tentang rekam jejak Muhammadiyah dalam memupuk keharmonisan. Buku pertama bertajuk Kristen Muhammadiyah ia tulis bersama Fajar Riza Ul Haq, sementara buku kedua berjudul Pluralisme Positif ditulis berkolaborasi dengan Azaki Khairudin.

“Kedua buku membahas tentang pengalaman Muhammadiyah dalam membangun sikap dan budaya toleransi melalui pendidikan,” jelas Mu’ti.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyerahan karya ini merupakan langkah konkret dalam mendorong internasionalisasi Muhammadiyah. Meski kedua buku tersebut saat ini masih berwujud teks bahasa Indonesia, ia menaruh harapan besar agar kelak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris guna menjangkau pembaca mancanegara.

“Saya berharap pemahaman masyarakat dunia tentang Muhammadiyah dapat lebih luas sehingga dapat mendorong minat untuk mempelajari Muhammadiyah dan Islam Indonesia,” pungkas Mu’ti.

Untuk diketahui, OCIS merupakan lembaga independen untuk kajian Islam dan masyarakat Muslim yang berafiliasi resmi dengan Universitas Oxford serta berpatron pada Raja Charles III. Pada tahun 2012, institusi ini dianugerahi Royal Charter oleh Ratu Elizabeth II, menjadikannya institusi Muslim pertama di Britania Raya yang meraih pengakuan kehormatan tersebut.

Sebagai rujukan akademis dunia, OCIS menerapkan kurasi dan proses seleksi yang ketat terhadap setiap buku yang diusulkan. Setelah melalui tahapan katalogisasi, kedua karya Abdul Mu’ti kini resmi terdaftar dan dapat ditelusuri melalui sistem katalog daring Universitas Oxford (SOLO), serta dapat dibaca langsung oleh pengunjung di ruang baca OCIS.

Bagikan artikel ini: