Gelar PKKMB, UMSU Dorong Mahasiswa Baru Jadi Pencipta Teknologi dan Siap Hadapi Tantangan Global

BATURMU.COM, MEDAN — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Senin (28/9). Mengusung tema "Satu Klik, Sejuta Dampak", ajang ini menjadi sarana awal bagi para mahasiswa baru untuk mengenali ekosistem akademik, fasilitas kampus, serta lingkungan belajar di UMSU.
Pembukaan PKKMB UMSU ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, seperti Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Dalam arahannya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak mahasiswa baru untuk memupuk rasa bangga terhadap almamater. Menurutnya, perguruan tinggi swasta memiliki peran dan kualitas yang setara dengan perguruan tinggi negeri dalam mencetak SDM unggul. Ia juga mengimbau mahasiswa untuk meluruskan niat menuntut ilmu agar memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.
"Tidak salah alamat untuk datang dan kuliah di UMSU," tegas Haedar.
Apresiasi serupa disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menilai keputusan para mahasiswa baru memilih UMSU sudah sangat tepat karena kualitas pembelajaran di kampus tersebut telah teruji.
"Memilih sekolah di UMSU itu memang semuanya sudah teruji," ujar Sigit.
Kapolri juga mengingatkan para mahasiswa untuk bersiap menghadapi berbagai dinamika global yang berdampak pada kehidupan nasional, seperti situasi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi ketersediaan energi. Selain itu, Sigit menyoroti pentingnya menyikapi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak sesuai dengan tema PKKMB yang diusung.
"Ini tantangan ke depan yang harus dihadapi oleh adik-adik. Kita memang sedang masuk dalam dunia ini," kata Sigit.
Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh keberlangsungan pendidikan para mahasiswa UMSU, salah satunya melalui penyediaan program beasiswa. Bobby juga mendorong mahasiswa UMSU untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi berani bertransformasi menjadi produsen dan pencipta inovasi digital.
"Ada kuota khusus beasiswa mahasiswa maupun mahasiswi UMSU. Kami apresiasi dan bangga sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang ada kampus UMSU-nya," sebut Bobby.
Rektor UMSU Akrim mempertegas komitmen kampus dalam mempertahankan nilai-nilai keberagaman dan inklusivitas. Pada penerimaan mahasiswa baru kali ini, UMSU menyambut 194 mahasiswa non-Muslim, sehingga total mahasiswa non-Muslim yang menempuh studi di UMSU saat ini mencapai 1.031 orang.
"Ini membuktikan bahwa UMSU sebagai kampus yang terbuka, kampus yang inklusif, dan memberikan kesempatan yang sama pada siapa saja yang belajar," pungkas Akrim.
